gila..
itulah satu kata yang muncul dalam benak saya ketika dosen yang satu ini menjelaskan tentang ilmu matematika diskrit ini.
Sejujurnya, pendidikan (matematika) di smk saya itu kurang, sehingga saya sulit untuk mengikuti pelajaran ini. Bener-bener pusing deh.. hehe.
Bayangkan, untuk menggambar sebuah persegi panjang saja, dibutuhkan rumus ini, rumus itu, titik koordinat ini dan itu, sinus, kosinus.. aaaaargh… hampir pecah kepala saya saat itu. hehe..
Maklum sudah sangat lama tidak bertemu dengan si matematik, ditambah dengan pengetahuan yang memang kurang. Dan masuk Polban ini juga merupakan suatu ‘keberuntungan’ mengingat saya hanya menjawab ‘kurang dari setengah’ soal USM Polban!!!





